Cara Meredakan Efek Sengatan Daun Jelatang atau Jancukan

gunung-indonesia.com – Bagi seseorang yang senang bermain ke hutan ataupun gunung pasti tidak asing lagi dengan tanaman Jelatang, Jancukan, Lateng, Tretep dan Daun Pulus. Secara tampilan fisik, tanaman-tanaman tersebut mempunyai satu kesamaan, yakni efek gata-gatal, panas, perih yang akan kita rasakan jika bersentuhan dengan daun atau batangnya yang mempunyai bulu-bulu halus.

Batang dan daunnya dipenuhi bulu. Pict via twitter sufyan saifullah

Lantas, bagaimana tahapan serta cara menghilangkan/meredakan efek dari sengatan tanaman tersebut ? Berikut ini merupakan cara menurut versi gunung-indonesia.com

Kulit yang tekena dau Jelatang/Jancukan. Pict via IG @1day_yadi

Tahap 1

(Jangan menggaruk bagian yang terpapar duri jelatang/Jancukan. Karena jika digaruk, racun akan menyebar sehingga efek gatal akan semakin menjadi-jadi)

Tahap 2

(Menghilangkan bulu-bulu halus yang menempel di kulit)

  • Cara 1 : Mengusap bagian yang terpapar duri Jelatang/Jancukan lumpur basah sampai bulu-bulu halus yang menempel pada kulit hilang
  • Cara 2 : Mengusap bagian yang terkena bulu dengan sesuatu yang lembek. Seperti nasi atau dodol yang dipadatkan
  • Cara 3 : Mengusap bagian yang terpapar bulu halus menggunakan kayu lapuk yang basah
  • Cara 4 : Mengusap bagian yang terpapar bulu halus menggunakan tanah lempung atau tanah yang basah namun padat

Tahap 3

(Meredakan efek gatal-gatal dari bulu halus yang menempel di kulit)

  • Cara 1 : Mengoles bagian yang terpapar dengan caladine, bedak gatal atau kayu putih untuk meredakan gatal-gatal
  • Cara 2 : Mengkompres bagian yang terpapar menggunakan kain yang telah dibasuh oleh air hangat

Silahkan pilih cara-cara diatas sesuai keinginan serta kondisi yang mendukung. Yang terpenting lakukan tahapan diatas secara berurutan , dari tahap 1 – 3. Tahapan serta cara-cara diatas telah terbukti mampu meredakan efek sengatan tanaman Jelatang/Jancukan. Ada yang mau nambahin cara-cara lainnya ? Share di kolom komentar ya guys.

Facebook Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *