Foto Gunung dan Pendakian Gunung Semeru Antara Tahun 1900 – 1940

gunung-indonesia.com — “Gunung Semeru, surga bagi para pendaki.” Begitulah gambaran siapa saja yang pernah menyambanginya. Dimulai dari Desa Ranupani yang bersahaja, Danau Ranukumbolo yang mendamaikan, oro-oro ombo yang romantis, hingga puncak Mahameru yang memberi kesan ‘magis’ bagi siapa saja yang memperjuangkannya. Tak ayal sejak zaman dahulu keindahan gunung Semeru telah menjadi objek kunjungan khususnya wisatawan dari negara-negara eropa. Berikut ini merupakan foto gunung dan pendakian gunung semeru antara tahun 1900 – 1930 yang dilansir dari koleksi tropenmuseum belanda.

Mahameru yang gagah. Diambil Sekitar tahun 1900 dari Tawon Songo
Ranu pani Tahun 1939
Jeep zaman dulu, kendaraan menuju Semeru.
Porter Gunung Semeru
Jalan di Tepi Danau Ranu Pani Tahun 1939
Mahameru yang bercermin di Danau Ranu Pani
Wisatawan dari Eropa di Tepi danau Ranu Kumbolo Tahun 1919

Pendaki dari eropa dan porter mendirikan kemah di ranu kumbolo tahun 1910
Dahulu belum ada peraturan dilarang menjejakan kaki di air danau Ranu kumbolo. Demi menjaga dari kelestarian danau, kini pengunjung dilarang mandi, mencuci dan menjejakan kaki di air danau ranu kumbolo
Di tepi danau ranu kumbolo.
Lahan kosong di tepi danau ranukumbolo. Sekarang di tempat ini biasanya menjadi lahan mendirikan tenda pendaki semeru
Tanjakan Cinta dilihat dari tepi danau Ranukumbolo
Cermin alam danau Ranu kumbolo
Puncak Mahameru dari  Jambangan tahun 1913.
Puncak Mahameru dilihat dari Kalimati
Inikah patung Arcopodo yang legendaris itu ?
Summit Puncak Mahameru
Summit Puncak Mahameru
Keluarga Eropa di Puncak Mahameru
Puncak Mahameru
Puncak Mahameru tahun 1913
Pendaki dari Eropa dan Porter di Puncak Semeru Tahun 1913
Kawah Joggring Saloka dilihat dari Puncak Mahameru Tahun 1910
Facebook Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *