Ini Sejarah dan Penyebab Melimpahnya Ikan – Ikan di Danau Segara Anak Gunung Rinjani

gunung – indonesia.com — Beberapa dari kita mungkin ada yang bertanya – tanya, “Dari mana asalnya ‘ikan – ikan kolam pancing’ di danau Segara Anak ?”  “Sungguh aneh, Danau Segara Anak sebagai kolam air panas raksasa terdapat ikan – ikan yang dapat hidup.”

instagram-gunungindonesia-seputargunung-2

Dilansir dari hasil penelitian Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Université Libre de Bruxelles yang melakukan penelitian geokimia dan termodinamika di Danau Segara Anak, menyebutkan bahwa Danau Segara Anak sebenarnya “mustahil” digunakan sebagai tempat perkembangbiakan ikan karena kandungan air yang kaya akan unsur kimia dari hidrotermal seperti clorida, sodium, potasium, dan sulfat. Namun penelitian tersebut sekaligus menjawab kemustahilan pembenihan ikan di danau sedalam 230 meter ini.

Siklus air. Ya, siklus air danau Segara Anak yang berlangsung dengan baik menjadi faktor utama yang menunjang keberhasilan perkembangbiakan ikan. Air hujan yang masuk ke danau mengambil peran penting dalam membantu mengencerkan kandungan unsur kimia. Penelitian ini juga mengemukakan bahwa air danau sebagaian besar berasal dari campuran hidrotermal dan air hujan.

Sirkulasi air danau berlangsung saat kepadatan air permukaan lebih tinggi dibandingkan di dasar. Air dengan kerapatan tinggi akan menekan lapisan air bawahnya yang kemudian bergerak ke atas dan air di permukaan bergerak ke bawah. Proses sirkulasi air ini berlangsung terus-menerus sampai kondisi air tercampur dengan baik. Air dengan sirkulasi yang baik menjadikan kondisi keasaman relatif netral sehingga cocok bagi perkembangbiakan ikan.

Jauh sebelum penelitian tersebut, Vulkanolog dari Direktorat Geologi (Bandung), Kama Kusumadinata, yang juga meneliti danau ini pada tahun 1969, merekomendasikan budidaya ikan di danau Segara Anak. Saat itu belum ada habitat ikan. Baru pada tahun 1985 Pemerintah Provinsi NTB atas Arahan dari Presiden Soeharto menebar benih ikan jenis Nila, Mas dan Mujair dengan harapan dapat menambah mata pencaharian masyarakat kaki gunung Rinjani dan menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

mancing
Memancing salah satu cara yang baik menangkap ikan di Danau Segara Anak via twitter @rayhanic
Hasil pancingan di Segara Anak via instagram @dinihasyyati
Seorang pendaki mendapatkan ikan besar di Segara Anak via instagram @dinihasyyati

Kini Jumlah ikan di Danau Segara Anak diperkirakan sudah mencapai ratusan ribu ekor. Tak hanya masyarakat sekitar yang menikmatinya, Para Pendaki juga banyak terbantukan dengan kehadiran ikan – ikan buah hasil program pembenihan ini. Masyarakat dan pendaki yang hendak menangkap ikan danau Segara Anak dihimbau menggunakan cara – cara yang baik, tak menggunakan cairan kimia yang dapat mencemari air serta menjaga kebersihan dengan tidak meninggalkan/membuang sampah yang dapat merusak ekologi Danau Segara Anak. Salam Lestari 

Facebook Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *