Kayu Angin, Si Jenggot Pegunungan Yang Kaya Manfaat

gunung-indonesia.com — Bagi kamu yang sering mandangin pepohonan di gunung, mungkin nggak asing lagi sama si jenggot yang satu ini. Jenggot resi atau Kayu angin bukanlah termasuk tumbuhan tinggi berbatang keras seperti layaknya ‘kayu’ pada umumnya, tetapi seperti lumut yang hidupnya menempel pada ranting atau dahan pohon lain, namun hebatnya kayu angin ini tak menimbulkan kerugian bagi tumbuhan yang ditumpanginya (Epifit). “Numpang tapi nggak ngerugiin ? Keren nih.”

Adapun Bentuk kayu angin seperti rambut/jenggot, berwarna hijau kelabu atau putih keabu-abuan, posisinya menjuntai/merambat di dahan atau ranting pohon. Di Indonesia sendiri kayu angin mempunyai banyak nama daerah seperti rasuk angin, janggut rabion, tahi angin, tahin urep, kalo daerah kalian apa namanya ?

Kerennya lagi, Kayu angin ini berkhasiat sebagai obat masuk angin, disentri, sariawan dan peluruh air seni. Untuk obat masuk angin kita bisa gunakan ± 5 gram Kayu angin, dicuci, ditumbuk sampai lumat, diseduh dengan 1/2 gelas air panas, didinginkan, disaring, Hasil saringan lalu diminum langsung. Adapun untuk penggunaan lainnya atau dosis sebagai obat, silahkan konsultasikan ke dokter atau ahli herbal terlebih dahulu ya guys.

“Kenali, Sayangi & Lindungi.”

Facebook Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *