Ini Pentingnya Membawa Oksigen Portable Ketika Mendaki Gunung

oksi

gunung-indonesia.com — Jika ada yang bertanya, seberapa penting membawa oksigen portable (oksigen botol) saat mendaki gunung ? Jawabannya adalah sangat penting!

Seiring berkembangnya tren mendaki gunung, oksigen portable masuk daftar alat P3K yg sering dilupakan oleh pendaki. Tidak sampainya informasi baik dari rekan-rekan senior atau teman pendakian seputar oksigen portable yang ternyata penting sekali fungsinya, jadi penyebab ketidaktahuan yang mungkin kawan-kawan juga sadari. Padahal Beragam Resiko mendaki gunung selain diantisipasi dengan pemahaman/penanganan seputar resiko juga harus ditunjang dengan ketersediaan peralatan pendukung, salah satunya oksigen portable.

Penanganan resiko seperti :


1. Keracunan Gas Beracun Kawah gunung berapi (Gas Solfatara, Gas Fumarol & Gas Mofet)

Baca Juga : Pendaki Gunung Wajib Tau! 3 Gas Gunung Berapi Yang Berbahaya Bagi Keselamatan

2. Hipoksia

Kondisi kekurangan suplai oksigen pada jaringan atau organ tubuh yg terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Dari hipoksia biasanya menyebakan terjadinya :

  • Accute Mountain Sickness (AMS) penyakit gunung yg disebabkan salah satunya karena adanya penurunan kadar oksigen di dalam darah karena berada di ketinggian tertentu.
  • HACE (High Altitude Cerebral Edema) Penyakit kelebihan cairan di otak, akibat kekurangan oksigen.

3. Kurangnya Aklimatisasi (proses penyesuaian diri pada kondisi lingkungan yg berbeda) atau pergerakan mencapai ketinggian tertentu yg terlalu cepat

Kesemuanya merupakan resiko-resiko berakibat fatal yang dapat kita tangani dengan maksimal jika kita membawa oksigen portable.

Adapun gejala umum pendaki yg mengalami kekurangan suplai oksigen antara lain :

Pusing, Sesak nafas, Tidak nafsu makan, Pingsan, Mual terkadang muntah, pandangan kabur, lesu, Jantung berdenyut lebih cepat, Muka pucat, Kuku & bibir terlihat kebiru-biruan.

Jika gejala-gejala tersebut mulai dirasa kita atau teman kalian pertolongan pertamanya yaitu dengan :

  • Segera berikan suplai oksigen melalui oksigen portable
  • Jangan melanjutkan pendakian, longgarkan pakaian penderita, istirahatkan penderita lalu bawa turun penderita ke tempat yg lebih rendah
  • Jauhi area kawah aktif yg terpapar gas gunung berapi

Nah guys, Tak peduli seberapapun tingginya gunung, mau 500 mdpl, 1000 mdpl atau 2000 mdpl resiko-resiko diatas ada didalamnya. Nampaknya oksigen portable musti masuk daftar barang bawaan setiap mendaki gunung. Ingat, “Oksigen portable bukanlah mantan yg boleh dilupakan.” 😂

Bagi kalian yg belum punya atau mau beli oksigen portable, silahkan mencari di toko obat terdekat. Kisaran harganya 40 ribu – 120 ribu per botol tergantung merk, adapun merk yang familiar di umum biasanya bernama “Oxy*an” dengan harga 40 ribu – 50 ribu. Oh iya satu lagi, bagi yang suka menggunakan transportasi pesawat terbang, oksigen portable masuk daftar barang bawaan penumpang yang dilarang dibawa kedalam pesawat dan biasanya jika ketahuan akan disita oleh pihak bandara. Sebagai upaya antisipasi kalian bisa membeli oksigen portable di daerah tempat tujuan. Semoga Bermanfaat dan menambah pengetahuan ya guys 🙂

Facebook Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *