Sampah Plastik Tahun 1998 Yang Ditemukan Di Gunung Salak Ini Tidak Terurai

gunung-indonesia.com — Jika ada pertanyaan “Berapa lama sampah plastik dapat terurai ?” kebanyakan dari kita pasti menjawab “Belasan/Puluhan Tahun”. Yup, betul! lama waktu terurai tergantung jenis plastik itu sendiri, yang pasti jenis plastik tidak ramah lingkungan membutuhkan waktu lama. Para ahli mengungkapkan, sampah plastik jenis kantong atau bungkus makanan membutuhkan waktu 10 – 12 tahun, sedangkan untuk untuk jenis wadah plastik  membutuhkan waktu 50 – 80 tahun . Lama bukan ?

sampahgunungsalak

Gambar diatas merupakan contoh sampah plastik bekas bungkus makanan yang ditemukan salah satu pendaki di gunung Salak, Jawa Barat. Sekilas tidak ada yang aneh dengan gambar tersebut, namun jika kita jeli, kita akan melihat bar code tahun expired di bagian kiri-tengah pada bungkus yang diketahui berasal dari tahun 1998.

samp
lingkaran merah menunjukan tahun expired (98) yang masih terlihat jelas via instgram @uyes_assegaf

Mengejutkan ! Ternyata sampah tersebut berasal dari tahun 1998, Sudah 17 tahun lamanya mengendap di gunung Salak, namun hingga waktu penemuannya di tahun 2016 ini, sampah tersebut tidak dapat terurai sepenuhnya. Tidak ada yang tau pasti siapa yang membuang dan apa yang terjadi sehingga sampah tersebut bisa mengendap disana, entah karena unsur kesengajaan atau faktor human error.

“Tapi kan sampah ini cuma satu ? gausah dipermasalahin kali!”

iya betul hanya satu, tapi bayangkan jika ada banyak sampah seperti ini mengendap di gunung ? tentu kerugian bagi ekosistem yang mendiaminya, tanah, air, tumbuhan, hewan tercemar oleh sampah. Penemuan Sampah ini kembali mengingatkan kepada kita tentang etika dan kewajiban kita saat berkegiatan di alam atau lingkungan sekitar untuk dapat menjaga kebersihan serta kelestariannya.

Jangan lupa di SHARE artikel ini untuk saling mengingatkan dan memberi pengetahuan khususnya untuk pendaki yang masih suka NYAMPAH supaya sadar atas perbuatannya. Salam Lestari

Facebook Comments
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *