Tips Mengurangi Resiko Sambaran Petir Di Gunung

gunung-indonesia.com —  Sambaran petir di gunung jadi salah satu momok yang menakutkan ketika melakukan aktivitas di alam bebas. Tak sedikit kejadian sambaran petir yang menimbulkan korban jiwa, seperti yang terjadi di gunung prau, di bukit besak lahat, di gunung arjuno pada tahun 2017. Ya, Walau semua sudah takdir Ilahi namun setidaknya ada sedikit tips untuk mengurangi resiko sambaran petir di gunung.

1. Jangan lupa Berdoa. Mulailah aktivitas pendakian dengan niat yang baik.

Pict Via Instagram @zahraazhs

2. Sebisa mungkin tidak berada di padang rumput yang luas, puncak atau punggungan gunung yang terbuka saat terjadi petir. Disarankan turun dari tempat tersebut dan berlindung di ceruk, lembah, area yg lebih rendah atau tindakan yang cukup efektif masuklah kedalam shelter/pos jika ada

Tempat terbuka sangat rentan terjadinya sambaran petir. Pict via pexels

3. Jika ada tanda-tanda yang menyebabkan terjadinya petir atau petir sedang berlangsung, MATIKAN peralatan yang mengandung gelombang dan memantulkan radiasi elektromagnetik seperti HANDPHONE, HT, GPS

sebisa mungkin hindari penggunaan ponsel saat petir berlangsung. Pict via pexels

4. Saat petir terjadi hindari objek yang berdiri sendiri. Contohnya pohon yg terlalu tinggi, struktur dari besi seperti tower atau tiang. Hindari juga sumber air yg menggenang atau mengalir.

objek yang berdiri sendiri dapat menarik perhatian petir. Pict via pexels

5. Hindari penggunaan aksesoris yang dapat menghantarkan listrik dan juga mampu menangkap petir. Contohnya menggunakan payung dengan ujung payung bagian atas yg berbahan besi.

berpayung dibawah hujan saat petir berlangsung apalagi saat berada di gunung sangat beresiko. Pict Via francistapon.com

6. Usahakan anggota tubuh tidak bersentuhan dengan tanah secara langsung.

Gunakanlah alas kaki saat mendaki gunung. Pict via rei.com

7. Jika berada dalam grup pendakian, saat berjalan jangan terlalu berdekatan. Buatlah sedikit berjarak agar jika kemungkinan terburuk seperti tersambar petir tidak langsung merambat kepada yg lain.

Tetap jalan bersama namun berjarak. Pict via pexels

8. Ketika rambut tiba-tiba seperti berdiri, bisa jadi petir hampir menyambar. Usaha terakhir saat keadaan darurat jika berada di tempat terbuka yaitu dengan posisi jongkok – kaki jinjit – lalu tumit bertemu tumit – kepala ditundukan – tutup telinga untuk meminimalisir gangguan pendengaran. Setelah dirasa cukup aman lalu pergilah ke tempat yg lebih aman.

Cara menyelamatkan diri dari sambaran petir saat berada di luar ruangan. Pict via manliness

9. Simpan rindumu pada ketinggian sampai musim kemarau tiba

 

Ada yang mau menambahkan ?

Semoga bermanfaat dan dapat menambah kewaspadaan kita saat beraktivitas di alam bebas. Keep Safety hiking & clean our mountain

Facebook Comments
One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *