Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Profil gunung · Jawa Barat

Gunung Cikuray

Gunung Cikuray setinggi 2.821 mdpl adalah gunung tertinggi keempat di Jawa Barat dan berdiri sendiri di Garut tanpa punggungan penghubung.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Jenis Gunung api, tanpa catatan erupsi Ketinggian 2.821 mdpl
Jawaban singkat

Gunung Cikuray setinggi 2.821 mdpl adalah gunung tertinggi keempat di Jawa Barat dan berdiri sendiri di Garut tanpa punggungan penghubung. Bentuknya kerucut hampir sempurna, dan jalurnya terkenal karena menanjak terus tanpa banyak bonus—salah satu tanjakan paling konsisten di Jawa Barat.

Gunung ini cocok buat siapa?

Cocok buat yang sudah pernah naik gunung dan mau menguji ketahanan kaki. Kurang cocok untuk pendakian pertama, bukan karena bahaya teknis, tapi karena tanjakannya nyaris tanpa jeda dan jalurnya sempit di banyak bagian.

Medan dan karakter jalur

Dari pemancar, jalur melewati kebun teh sebentar lalu masuk hutan dan langsung menanjak. Tidak ada bagian datar yang panjang. Tanahnya gembur, banyak akar, dan saat basah jadi licin. Puncaknya sempit dengan bangunan bekas pos di dekatnya.

Perkiraan durasi. Naik 4–6 jam dari pemancar, turun 3–4 jam. Banyak yang berangkat sore untuk mengejar matahari terbit.

Tingkat kesulitan. Menengah ke berat dari sisi fisik. Secara teknis tidak sulit, tapi tanjakan panjang tanpa jeda membuat banyak orang kehabisan tenaga di paruh kedua. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.

Jalur pendakian

Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Cikuray. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.

  • Pemancar (Dayeuhmanggung)Basecamp: Cilawu, GarutJalur paling populer. Basecamp berada di dekat menara pemancar; akses jalan terakhir curam.
  • BayongbongBasecamp: Bayongbong, GarutAlternatif yang lebih sepi, lewat perkebunan sebelum masuk hutan.
  • CikajangBasecamp: Cikajang, GarutLebih jarang dipakai. Pastikan status jalur sebelum memilih rute ini.

Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.

Kondisi lapangan

Akses dan transportasi

Dari Garut kota ke Dayeuhmanggung/Cikajang untuk jalur Pemancar, atau ke Bayongbong untuk jalur Pemancar Bayongbong. Menuju basecamp pemancar biasanya perlu ojek karena jalannya rusak dan curam.

Sumber air

Tidak ada sumber air yang bisa diandalkan di sepanjang jalur. Bawa air dari basecamp—ini poin paling penting di Cikuray.

Berkemah dan aturan kawasan

Camp biasanya di sekitar pos-pos jalur atau di area puncak yang sempit. Karena lahannya terbatas, saat ramai bisa berdesakan.

Cuaca dan musim

Angin di puncak kencang dan terbuka. Lautan awan sering muncul pagi hari, tapi kabut siang juga sering.

Perizinan dan biaya

Registrasi di basecamp jalur yang dipilih. Sistemnya dikelola desa/kelompok setempat, bukan taman nasional, jadi aturan tiap jalur bisa berbeda.

Biaya. Ada tiket dan biaya parkir di tingkat basecamp; besarannya berbeda antar jalur dan berubah dari waktu ke waktu. Tanyakan langsung ke basecamp.

Yang perlu diwaspadai

  • Kekurangan air adalah masalah paling umum di Cikuray. Hitung kebutuhanmu dan bawa lebih.
  • Jalur sempit dengan sisi curam di beberapa bagian; hati-hati saat berpapasan.
  • Puncak terbuka dan berangin—hipotermia mungkin terjadi kalau berkemah tanpa perlengkapan memadai.

Pertanyaan yang sering muncul

Gunung Cikuray berapa mdpl?

2.821 mdpl. Ini gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Ciremai, Pangrango, dan Gede.

Kenapa Cikuray dianggap berat?

Karena tanjakannya hampir tidak putus dari basecamp sampai puncak dan tidak ada sumber air di jalur. Bukan soal teknis, tapi soal ketahanan dan manajemen air.

Ada sumber air di Cikuray?

Praktis tidak ada yang bisa diandalkan. Semua air harus dibawa dari basecamp. Untuk semalam, banyak pendaki membawa 3–4 liter per orang.

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Lanjutkan dari sini

Gunung lain di sekitarnya

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.