Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Profil gunung · Jambi

Gunung Kerinci

Gunung Kerinci setinggi 3.805 mdpl adalah gunung tertinggi di Pulau Sumatra sekaligus gunung berapi tertinggi di Indonesia.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Jenis Gunung api aktif Ketinggian 3.805 mdpl
Jawaban singkat

Gunung Kerinci setinggi 3.805 mdpl adalah gunung tertinggi di Pulau Sumatra sekaligus gunung berapi tertinggi di Indonesia. Letaknya di Kabupaten Kerinci, Jambi, di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat—kawasan yang juga jadi habitat penting harimau sumatra.

Gunung ini cocok buat siapa?

Untuk pendaki berpengalaman. Jalurnya panjang, sangat lembap, dan bagian atas berupa pasir serta batuan lepas dengan kemiringan besar.

Medan dan karakter jalur

Kebun teh Kayu Aro di kaki gunung, lalu hutan hujan yang sangat lembap dan berlumpur sampai sekitar Shelter 3. Di atas itu vegetasi habis dan jalur berubah jadi lereng pasir vulkanik dan batuan lepas yang menguras tenaga.

Perkiraan durasi. 2–3 hari. Naik ke Shelter 3 sekitar 7–9 jam, lalu summit 2–3 jam dari sana.

Tingkat kesulitan. Berat. Kombinasi lumpur, akar, dan lereng pasir di ketinggian tinggi. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.

Jalur pendakian

Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Kerinci. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.

  • Kersik Tuo (R10)Basecamp: Kayu Aro, Kerinci, JambiJalur resmi utama. Basecamp di desa perkebunan teh dengan penginapan dan pemandu lokal.
  • Solok SelatanBasecamp: Solok Selatan, Sumatra BaratJalur alternatif dari sisi Sumatra Barat, jauh lebih jarang dipakai.

Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.

Kondisi lapangan

Akses dan transportasi

Dari Padang ke Kersik Tuo sekitar 6–8 jam lewat jalur darat, atau dari Sungai Penuh yang lebih dekat. Kersik Tuo adalah desa basecamp di tengah perkebunan teh.

Sumber air

Ada sumber air di sekitar Shelter 1 dan Shelter 2, tapi tidak selalu bisa diandalkan. Di atas Shelter 3 tidak ada air.

Berkemah dan aturan kawasan

Shelter 1, 2, dan 3. Shelter 3 adalah titik camp terakhir sebelum summit dan posisinya terbuka.

Cuaca dan musim

Sangat basah. Hujan bisa turun kapan saja. Suhu di Shelter 3 bisa mendekati 0 °C, dan angin di lereng atas kencang.

Perizinan dan biaya

Registrasi lewat Balai Besar TN Kerinci Seblat dan pos pendakian Kersik Tuo. Kawasan bisa ditutup saat status vulkanik naik.

Buka sistem resmi

Biaya. Tarif kawasan konservasi berbeda untuk wisatawan lokal dan asing. Konfirmasi ke balai atau pos pendakian.

Yang perlu diwaspadai

  • Kerinci gunung api aktif dengan erupsi abu yang berulang. Cek status di MAGMA Indonesia sebelum berangkat.
  • Lereng pasir dan batu lepas di atas Shelter 3 sangat licin, dan kabut membuat orientasi sulit. Beberapa kasus pendaki tersesat terjadi di area ini.
  • Kawasan ini habitat harimau sumatra. Ikuti arahan pos pendakian soal perilaku yang aman dan penyimpanan makanan.
  • Hipotermia di Shelter 3 adalah risiko nyata.

Pertanyaan yang sering muncul

Gunung Kerinci berapa mdpl?

3.805 mdpl. Ini gunung tertinggi di Pulau Sumatra dan gunung berapi tertinggi di Indonesia.

Gunung Kerinci ada di mana?

Di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat. Basecamp utamanya di Desa Kersik Tuo, kawasan perkebunan teh Kayu Aro.

Apakah Kerinci gunung tertinggi di Indonesia?

Bukan. Kerinci adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia, tapi gunung tertinggi secara keseluruhan adalah Puncak Jaya di Papua Tengah, sekitar 4.884 mdpl—dan itu bukan gunung api.

Berapa lama mendaki Gunung Kerinci?

Umumnya 2–3 hari. Naik dari pos pendakian ke Shelter 3 sekitar 7–9 jam, lalu summit 2–3 jam lagi dari Shelter 3.

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Lanjutkan dari sini

Gunung lain di sekitarnya

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.