Profil gunung · Jawa Tengah
Gunung Sumbing
Gunung Sumbing setinggi 3.371 mdpl adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah dan berdiri berhadapan dengan Sindoro, dipisahkan jalan raya Kledung.
Gunung Sumbing setinggi 3.371 mdpl adalah gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah dan berdiri berhadapan dengan Sindoro, dipisahkan jalan raya Kledung. Jalurnya terkenal curam—banyak bagian menanjak tanpa lipatan yang melandaikan, dan lereng atasnya terbuka serta berbatu.
Gunung ini cocok buat siapa?
Untuk pendaki yang sudah punya pengalaman dan siap dengan tanjakan curam beruntun. Kurang cocok untuk pendakian pertama.
Medan dan karakter jalur
Ladang tembakau dan sayur di bagian bawah, lalu hutan, kemudian punggungan terbuka berbatu. Jalur Garung terkenal dengan tanjakan panjang; jalur Bowongso lebih landai tapi lebih panjang; jalur Gajah Mungkur di Temanggung populer karena tertata.
Perkiraan durasi. 2 hari 1 malam. Naik 6–8 jam ke area camp atas.
Tingkat kesulitan. Berat, terutama karena kemiringan yang konsisten dan lereng atas yang terpapar angin. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.
Jalur pendakian
Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Sumbing. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.
- GarungBasecamp: Garung, Kalikajar, WonosoboJalur klasik, punya cabang jalur lama dan jalur baru. Tanjakan panjang.
- Gajah Mungkur (Kaliangkrik)Basecamp: TemanggungPopuler dan cukup tertata, sering dipilih karena basecamp-nya rapi.
- BowongsoBasecamp: Kalikajar, WonosoboLebih landai tapi lebih panjang, lewat ladang penduduk yang luas.
- Butuh KaliangkrikBasecamp: Kaliangkrik, MagelangDesa Butuh dikenal sebagai 'Nepal van Java' karena rumah-rumahnya bertingkat di lereng.
- Banaran / SipetungBasecamp: TemanggungAlternatif yang lebih sepi.
Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.
Kondisi lapangan
Akses dan transportasi
Basecamp Garung dan Bowongso dari arah Wonosobo; Gajah Mungkur dan Butuh Kaliangkrik dari arah Temanggung dan Magelang. Jalan raya Wonosobo–Temanggung melintas persis di antara Sumbing dan Sindoro.
Sumber air
Terbatas. Beberapa jalur punya sumber air di pos bawah, tapi jangan mengandalkannya. Isi penuh di basecamp.
Berkemah dan aturan kawasan
Area camp di pos-pos atas seperti Pestan (Garung) dan Pasar Watu. Terbuka dan berangin.
Cuaca dan musim
Angin kencang di punggungan atas. Kemarau membuat jalur berdebu; musim hujan membuat tanah liat sangat licin.
Perizinan dan biaya
Registrasi di basecamp jalur dengan identitas asli. Setiap basecamp punya aturan dan kuota sendiri.
Biaya. Tiket pendakian tingkat basecamp; berbeda antar jalur dan berubah dari waktu ke waktu.
Yang perlu diwaspadai
- Kemiringan besar dengan batu lepas di lereng atas—risiko terpeleset dan batu jatuh.
- Area camp terbuka dan berangin; hipotermia mungkin terjadi.
- Kebakaran lahan pernah terjadi di lereng Sumbing saat kemarau. Jangan menyalakan api unggun.
Pertanyaan yang sering muncul
Gunung Sumbing berapa mdpl?
3.371 mdpl, tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Slamet.
Gunung Sumbing ada di mana?
Di perbatasan Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Jawa Tengah. Letaknya berhadapan langsung dengan Gunung Sindoro, dipisahkan jalan raya di kawasan Kledung.
Apa bedanya Sumbing dan Sindoro?
Keduanya bertetangga dan hampir sama tinggi—Sumbing 3.371 mdpl, Sindoro 3.136 mdpl. Sumbing umumnya dianggap lebih curam dan lebih panjang; Sindoro punya kawah aktif yang bisa didekati dari puncak.
Jalur Sumbing mana yang paling banyak dipakai?
Garung dari sisi Wonosobo dan Gajah Mungkur dari sisi Temanggung adalah dua yang paling sering dipilih.
Sumber & pemeriksaan
Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.
Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.