Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Kota & kabupaten · Jawa Tengah & DI Yogyakarta

Gunung di Wonosobo

Wonosobo adalah simpul pendakian paling padat di Indonesia. Lima gunung berada di wilayah atau perbatasannya, dan basecamp-basecamp utamanya berjejer di sepanjang satu koridor jalan raya—dari Dieng sampai Kledung.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Profil di wilayah ini 5 Tertinggi Gunung Sumbing, 3.371 mdpl
Jawaban singkat

Ada 5 gunung dengan profil lengkap yang wilayahnya mencakup Wonosobo: Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, Gunung Prau, Gunung Bismo, Gunung Kembang. Yang tertinggi Gunung Sumbing, 3.371 mdpl.

Daftar gunung di Wonosobo

Diurutkan dari yang tertinggi. Perkiraan durasi naik untuk ritme rata-rata—tambahkan 30–50% kalau ini pendakian pertamamu.
GunungKetinggian JenisPerkiraan naik
Gunung Sumbing3.371Gunung api aktif2 hari 1 malam
Gunung Sindoro3.136Gunung api aktif2 hari 1 malam
Gunung Prau2.565Bukan gunung apiNaik 2–3 jam via Patak Banteng, 3–4 jam via jalur la
Gunung Bismo2.365Gunung apiNaik 2,5–4 jam tergantung jalur
Gunung Kembang2.340Gunung apiNaik 3–4 jam

Akses dan titik transit

Wonosobo kota jadi titik kumpul. Basecamp Patak Banteng (Prau) persis di pinggir jalan raya Dieng, sekitar 45 menit. Kledung (Sindoro) dan Garung (Sumbing) di jalur menuju Temanggung. Lengkong (Kembang) sekitar 30–45 menit. Semuanya bisa dijangkau bus atau angkutan umum.

Karakter gunung di sekitar Wonosobo

Dua kelompok yang berbeda. Pertama, gunung tiga ribuan dengan tanjakan panjang: Sumbing dan Sindoro, berhadapan di kawasan Kledung. Kedua, gunung Dieng yang lebih pendek tapi jauh lebih dingin: Prau, Bismo, dan Kembang, dengan punggungan terbuka dan suhu malam yang bisa mendekati nol saat kemarau.

Kalau ini pendakian pertamamu

Prau lewat Patak Banteng—2–3 jam naik, fasilitas basecamp paling lengkap, dan jalurnya ramai sehingga tidak terasa terisolasi. Kalau ingin yang lebih sepi dengan pemandangan mirip, Bismo pilihan yang masuk akal.

Lanjutkan dari sini

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.