Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Daftar & peringkat

Gunung tertinggi di Indonesia

Daftar gunung tertinggi di Indonesia beserta ketinggian, provinsi, dan jenisnya—dari Puncak Jaya 4.884 mdpl sampai puncak-puncak tiga ribuan di Jawa dan Sumatra.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Entri dalam tabel 30
Jawaban singkat

Gunung tertinggi di Indonesia adalah Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid di Papua Tengah, sekitar 4.884 mdpl. Puncak ini bukan gunung api melainkan batuan karbonat yang terangkat oleh tumbukan lempeng, dan mendakinya membutuhkan teknik panjat tebing. Gunung berapi tertinggi di Indonesia adalah Kerinci di Jambi, 3.805 mdpl—dua hal yang sering tertukar.

Dua pertanyaan yang sering tertukar

Kalau yang kamu cari adalah titik tertinggi di wilayah Indonesia, jawabannya Puncak Jaya di Papua Tengah, sekitar 4.884 mdpl. Kalau yang kamu cari adalah gunung berapi tertinggi, jawabannya Gunung Kerinci di Jambi, 3.805 mdpl. Keduanya sama-sama benar untuk pertanyaan yang berbeda.

Perbedaannya penting karena empat puncak tertinggi Indonesia semuanya berada di Papua dan semuanya bukan gunung api. Puncak-puncak itu terbentuk dari batuan karbonat yang terangkat oleh tumbukan lempeng, bukan dari letusan. Kamu bahkan bisa menemukan fosil laut di batuan dekat puncaknya.

Diurutkan menurut ketinggian. Angka dalam meter di atas permukaan laut (mdpl). Baris tanpa tautan belum punya halaman profil.
#GunungKetinggianProvinsiJenis
1Puncak Jaya (Carstensz Pyramid)4.884Papua TengahBukan gunung api
2Puncak Mandala
Pegunungan Jayawijaya. Puncak tertinggi ketiga di Indonesia.
4.760Papua Pegunungan
3Puncak Trikora4.750Papua PegununganBukan gunung api
4Puncak Idenburg
Pegunungan Jayawijaya.
4.717Papua Pegunungan
5Ngga Pilimsit
Pegunungan Sudirman, dekat Puncak Jaya.
4.717Papua Tengah
6Puncak Yamin
Pegunungan Sudirman.
4.595Papua Tengah
7Gunung Kerinci3.805JambiGunung api aktif
8Gunung Rinjani3.726Nusa Tenggara BaratGunung api aktif
9Gunung Semeru3.676Jawa TimurGunung api aktif
10Gunung Latimojong (Rantemario)3.478Sulawesi SelatanBukan gunung api
11Gunung Rantekombola
Pegunungan Latimojong, bersebelahan dengan Rantemario.
3.455Sulawesi Selatan
12Gunung Slamet3.428Jawa TengahGunung api aktif
13Gunung Leuser3.404AcehBukan gunung api
14Gunung Sumbing3.371Jawa TengahGunung api aktif
15Gunung Raung3.344Jawa TimurGunung api aktif
16Gunung Arjuno3.339Jawa TimurGunung api, aktivitas fumarol
17Gunung Lawu3.265Jawa Tengah / Jawa TimurGunung api aktif
18Gunung Dempo3.173Sumatra SelatanGunung api aktif
19Gunung Welirang3.156Jawa TimurGunung api aktif
20Gunung Merbabu3.145Jawa TengahGunung api, tanpa catatan erupsi
21Gunung Agung3.142BaliGunung api aktif
22Gunung Sindoro3.136Jawa TengahGunung api aktif
23Gunung Argopuro3.088Jawa TimurGunung api tidak aktif
24Gunung Ciremai3.078Jawa BaratGunung api aktif
25Gunung Binaiya3.027MalukuBukan gunung api
26Gunung Pangrango3.019Jawa BaratGunung api tidak aktif
27Gunung Gede2.958Jawa BaratGunung api aktif
28Gunung Merapi2.930Jawa Tengah / DI YogyakartaGunung api aktif
29Gunung Talamau2.913Sumatra BaratGunung api tidak aktif
30Gunung Marapi (Sumatra Barat)2.891Sumatra BaratGunung api aktif

Kenapa Papua mendominasi daftar teratas

Pegunungan tengah Papua terbentuk dari tumbukan Lempeng Australia dengan lempeng-lempeng di utaranya. Tumbukan itu mengangkat batuan dasar laut ke ketinggian ekstrem dalam waktu geologis yang relatif singkat. Hasilnya adalah rangkaian puncak di atas 4.500 meter—satu-satunya kawasan di Indonesia dengan ketinggian sebesar itu, dan satu-satunya yang masih menyisakan gletser tropis.

Yang tertinggi belum tentu yang paling menuntut

Angka mdpl tidak menceritakan seberapa berat sebuah pendakian. Gunung Binaiya di Seram 'hanya' 3.027 mdpl, tapi pendakiannya dimulai hampir dari permukaan laut sehingga selisih elevasinya lebih dari 3.000 meter. Sementara Gunung Prau 2.565 mdpl punya basecamp yang sudah tinggi, sehingga sisa pendakiannya jauh lebih pendek.

Faktor lain yang menentukan: panjang jalur, ketersediaan air, cuaca, dan apakah ada bagian yang membutuhkan teknik panjat. Puncak Jaya menuntut kemampuan panjat tebing; Kerinci menuntut stamina panjang di jalur berlumpur; Raung lewat Kalibaru menuntut keduanya.

Tujuh Puncak Indonesia

Konsep 'Seven Summits Indonesia' adalah tantangan mendaki titik tertinggi di tujuh kepulauan besar Indonesia. Daftarnya bukan penetapan resmi pemerintah melainkan konvensi yang berkembang di kalangan pendaki, dan beberapa versinya sedikit berbeda. Versi yang paling umum dipakai:

  • Puncak Jaya / Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) — Papua
  • Gunung Kerinci (3.805 mdpl) — Sumatra
  • Gunung Rinjani (3.726 mdpl) — Nusa Tenggara
  • Gunung Semeru (3.676 mdpl) — Jawa
  • Rantemario, Pegunungan Latimojong (3.478 mdpl) — Sulawesi
  • Gunung Binaiya (3.027 mdpl) — Maluku
  • Bukit Raya (2.278 mdpl) — Kalimantan

Pertanyaan yang sering muncul

Gunung tertinggi di Indonesia adalah?

Puncak Jaya atau Carstensz Pyramid di Papua Tengah, sekitar 4.884 mdpl. Ini juga puncak tertinggi di Oseania dan salah satu dari Seven Summits dunia versi Messner.

Apakah Kerinci gunung tertinggi di Indonesia?

Bukan. Kerinci 3.805 mdpl adalah gunung berapi tertinggi di Indonesia, tapi ada empat puncak di Papua yang lebih tinggi—dan keempatnya bukan gunung api.

Berapa gunung di Indonesia yang tingginya di atas 3.000 mdpl?

Ada puluhan, tersebar di Papua, Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Maluku. Jumlah pastinya bergantung pada definisi mana yang dipakai untuk membedakan puncak tersendiri dari puncak sekunder dalam satu kompleks pegunungan.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa apa?

Gunung Semeru di Jawa Timur, 3.676 mdpl, dengan puncak bernama Mahameru.

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Daftar dan bacaan lain

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.