Profil gunung · Nusa Tenggara Timur
Gunung Lewotobi Laki-Laki
Lewotobi di Flores Timur, NTT, adalah pasangan gunung api kembar: Lewotobi Laki-Laki dan Lewotobi Perempuan yang berdiri berdampingan.
Lewotobi di Flores Timur, NTT, adalah pasangan gunung api kembar: Lewotobi Laki-Laki dan Lewotobi Perempuan yang berdiri berdampingan. Lewotobi Laki-Laki memasuki fase erupsi yang sangat aktif dalam beberapa tahun terakhir, dengan letusan yang berulang kali menutup bandara di Flores dan bahkan mengganggu penerbangan ke Bali. Ini bukan gunung pendakian.
Gunung ini cocok buat siapa?
Bukan tujuan pendakian. Halaman ini disusun sebagai referensi geografi dan kebencanaan.
Medan dan karakter jalur
—
Perkiraan durasi. —
Tingkat kesulitan. — Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.
Kondisi lapangan
Akses dan transportasi
Terlihat dari kawasan Larantuka dan Maumere.
Berkemah dan aturan kawasan
Tidak ada.
Perizinan dan biaya
Radius bahaya ditetapkan PVMBG dan berubah mengikuti aktivitas. Jangan memasuki zona terlarang.
Yang perlu diwaspadai
- Erupsi eksplosif dengan kolom abu tinggi dan lontaran material pijar.
- Awan panas guguran dan lahar hujan di lereng.
- Abu vulkanik mengganggu penerbangan di wilayah NTT dan Bali secara berulang.
Pertanyaan yang sering muncul
Gunung Lewotobi ada di mana?
Di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, di Pulau Flores. Lewotobi terdiri dari dua kerucut berdampingan: Lewotobi Laki-Laki dan Lewotobi Perempuan.
Kenapa Lewotobi sering muncul di berita?
Karena Lewotobi Laki-Laki memasuki fase erupsi yang sangat aktif dalam beberapa tahun terakhir. Letusannya berulang kali menghasilkan kolom abu tinggi yang menutup bandara di Flores dan mengganggu penerbangan sampai ke Bali.
Berapa tinggi Lewotobi?
Lewotobi Laki-Laki sekitar 1.584 m dan Lewotobi Perempuan sekitar 1.703 m. Keduanya berdiri berdampingan sebagai satu kompleks vulkanik.
Sumber & pemeriksaan
Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.
Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.