Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Profil gunung · Bali

Gunung Abang

Gunung Abang setinggi 2.151 mdpl adalah titik tertinggi di dinding kaldera Batur dan gunung tertinggi ketiga di Bali setelah Agung dan Batukaru.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Jenis Sisa dinding kaldera Ketinggian 2.151 mdpl
Jawaban singkat

Gunung Abang setinggi 2.151 mdpl adalah titik tertinggi di dinding kaldera Batur dan gunung tertinggi ketiga di Bali setelah Agung dan Batukaru. Jalurnya berhutan, jauh lebih sepi dari Batur, dan dari puncaknya Danau Batur terlihat dari sisi yang berbeda.

Gunung ini cocok buat siapa?

Untuk yang ingin jalur sepi di Bali. Cocok untuk pemula yang cukup fit.

Medan dan karakter jalur

Hutan dengan tanjakan konsisten. Beberapa pura kecil di sepanjang jalur.

Perkiraan durasi. Naik 2–3 jam.

Tingkat kesulitan. Menengah ringan. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.

Jalur pendakian

Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Abang. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.

  • Suter / Pura TulukbiyuBasecamp: Kintamani, BangliJalur utama.

Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.

Kondisi lapangan

Akses dan transportasi

Dari Kintamani ke Desa Suter atau Pura Puncak Tulukbiyu.

Sumber air

Bawa dari bawah.

Berkemah dan aturan kawasan

Terbatas.

Cuaca dan musim

Sejuk, sering berkabut sore.

Perizinan dan biaya

Registrasi di pos jalur desa.

Biaya. Retribusi tingkat desa.

Yang perlu diwaspadai

  • Ada pura di sepanjang jalur dan di puncak. Hormati aturan adat—jangan masuk area pura tanpa izin dan berpakaian pantas.

Pertanyaan yang sering muncul

Gunung Abang berapa mdpl?

2.151 mdpl.

Gunung tertinggi di Bali urutannya bagaimana?

Gunung Agung sekitar 3.142 mdpl, lalu Gunung Batukaru sekitar 2.276 mdpl, kemudian Gunung Abang 2.151 mdpl.

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

  • Halaman ini disusun dari data geografi umum yang kami periksa silang antar referensi. Kalau kamu punya rujukan resmi untuk gunung ini, kirimkan ke kami.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Lanjutkan dari sini

Gunung lain di sekitarnya

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.