Profil gunung · Nusa Tenggara Barat
Gunung Tambora
Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, NTB, adalah gunung yang menghasilkan letusan terbesar dalam sejarah tercatat manusia—erupsi April 1815 yang melontarkan material begitu banyak sampai menurunkan suhu global dan membuat 1816 dikenal sebagai 'tahun tanpa musim panas' di Eropa dan Amerika Utara.
Gunung Tambora di Pulau Sumbawa, NTB, adalah gunung yang menghasilkan letusan terbesar dalam sejarah tercatat manusia—erupsi April 1815 yang melontarkan material begitu banyak sampai menurunkan suhu global dan membuat 1816 dikenal sebagai 'tahun tanpa musim panas' di Eropa dan Amerika Utara. Sekarang tingginya sekitar 2.850 mdpl dengan kaldera menganga selebar 6–7 km di puncaknya.
Gunung ini cocok buat siapa?
Untuk pendaki berpengalaman yang siap dengan jalur panjang dan panas. Tambora bukan gunung yang ramai, jadi persiapan logistik harus mandiri.
Medan dan karakter jalur
Savana dan hutan kering di bagian bawah—Sumbawa jauh lebih kering dari Jawa—lalu hutan yang lebih rapat, kemudian area terbuka berpasir menjelang bibir kaldera. Panas siang di jalur bawah bisa sangat menyengat.
Perkiraan durasi. 3–4 hari pulang pergi.
Tingkat kesulitan. Berat karena jarak, panas, dan keterbatasan air. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.
Jalur pendakian
Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Tambora. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.
- PancasilaBasecamp: Pekat, DompuJalur paling umum, lewat perkebunan kopi di kaki gunung.
- PiongBasecamp: Sanggar, BimaAlternatif dari sisi timur, lebih terbuka dan lebih panas.
- Doro NcangaBasecamp: DompuBisa dilalui kendaraan sampai cukup tinggi. Melintasi savana luas.
Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.
Kondisi lapangan
Akses dan transportasi
Dari Bima atau Dompu ke Pancasila (Doro Ncanga) atau Piong. Perjalanan darat panjang dari bandara terdekat.
Sumber air
Sangat terbatas. Ada sumber di beberapa pos jalur Pancasila, tapi jangan mengandalkannya sepenuhnya.
Berkemah dan aturan kawasan
Pos-pos jalur; area dekat bibir kaldera terbuka dan berangin.
Cuaca dan musim
Kering dan panas di jalur bawah, dingin dan berangin di bibir kaldera.
Perizinan dan biaya
Registrasi lewat Balai TN Tambora dan pos jalur.
Biaya. Tarif kawasan konservasi; konfirmasi ke balai atau pos jalur.
Yang perlu diwaspadai
- Tambora masih gunung api aktif meski sudah lama tidak meletus besar.
- Panas dan kekurangan air adalah risiko utama di jalur bawah.
- Bibir kaldera curam—jangan mendekati tepian yang tidak stabil.
Pertanyaan yang sering muncul
Gunung Tambora meletus tahun berapa?
Letusan besarnya terjadi pada April 1815. Ini letusan gunung api terbesar dalam sejarah tercatat manusia, dengan skala VEI 7. Dampaknya global: material di atmosfer menurunkan suhu bumi dan membuat 1816 dikenal sebagai 'tahun tanpa musim panas' di belahan bumi utara.
Gunung Tambora berapa mdpl?
Sekitar 2.850 mdpl sekarang. Sebelum letusan 1815, tingginya diperkirakan lebih dari 4.000 m—letusan itu memenggal bagian atas gunung dan menyisakan kaldera selebar sekitar 6–7 km.
Gunung Tambora ada di mana?
Di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, di wilayah Kabupaten Bima dan Dompu.
Berapa lama mendaki Tambora?
Umumnya 3–4 hari pulang pergi lewat jalur Pancasila. Jalurnya panjang dan sumber airnya terbatas, jadi logistik perlu direncanakan serius.
Sumber & pemeriksaan
Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.
Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.