Profil gunung · Jawa Barat
Gunung Ciremai
Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl adalah gunung tertinggi di Jawa Barat.
Gunung Ciremai setinggi 3.078 mdpl adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Letaknya di perbatasan Kuningan dan Majalengka, berdiri sendiri tanpa gunung tetangga sehingga terlihat mencolok dari dataran Cirebon. Seluruh kawasannya masuk Taman Nasional Gunung Ciremai dan pendakian diatur dengan SIMAKSI.
Gunung ini cocok buat siapa?
Untuk pendaki yang sudah punya beberapa pengalaman. Ciremai bukan gunung yang ramah dijadikan pendakian pertama: tanjakannya panjang, jalurnya berdebu di musim kemarau, dan sumber air terbatas.
Medan dan karakter jalur
Jalur Apuy (Majalengka) relatif lebih pendek dan bisa dimulai dari ketinggian yang lebih tinggi. Jalur Linggarjati (Kuningan) terkenal paling berat—tanjakannya panjang dan curam, dengan nama-nama pos yang sudah jadi legenda sendiri di kalangan pendaki. Bagian atas berupa punggungan terbuka dengan batuan dan pasir menjelang bibir kawah.
Perkiraan durasi. 2 hari 1 malam pada umumnya. Via Apuy sekitar 5–7 jam ke area camp atas; via Linggarjati bisa jauh lebih lama.
Tingkat kesulitan. Berat untuk ukuran gunung Jawa Barat, terutama lewat Linggarjati. Tidak butuh alat teknis, tapi butuh kaki yang sudah terlatih. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.
Jalur pendakian
Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Ciremai. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.
- ApuyBasecamp: Argapura, MajalengkaPaling banyak dipilih karena titik awalnya sudah tinggi dan jalurnya relatif lebih ringkas.
- LinggarjatiBasecamp: Cilimus, KuninganJalur klasik dan paling berat. Tanjakan panjang nyaris tanpa bonus.
- PalutunganBasecamp: Cigugur, KuninganLebih landai dari Linggarjati, lewat Cigowong yang punya sumber air.
Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.
Kondisi lapangan
Akses dan transportasi
Jalur Apuy: dari Majalengka ke Argapura, lanjut ke basecamp Apuy. Jalur Linggarjati dan Palutungan: dari Kuningan, mudah dijangkau dari Cirebon. Cirebon adalah kota transit paling praktis karena ada stasiun besar.
Sumber air
Sumber air terbatas dan bergantung musim. Beberapa pos punya mata air musiman. Rencanakan seolah tidak ada air di jalur.
Berkemah dan aturan kawasan
Area camp umum di sekitar pos-pos atas seperti Pangasinan (Apuy) dan Pangalap/Sanghyang Ropoh (Linggarjati). Kawasan taman nasional—bawa turun semua sampah.
Cuaca dan musim
Kemarau membuat jalur sangat berdebu; musim hujan membuat tanah liat jadi sangat licin. Angin di punggungan atas kencang.
Perizinan dan biaya
Wajib SIMAKSI dari Balai TN Gunung Ciremai. Pendaftaran dilakukan lewat kanal resmi balai atau basecamp jalur yang ditunjuk, dengan kuota harian per jalur.
Biaya. Tarif masuk kawasan konservasi mengikuti aturan pemerintah dan bisa berbeda antara hari kerja dan hari libur. Cek kanal resmi balai untuk angka terbaru.
Yang perlu diwaspadai
- Ciremai gunung api aktif; jangan turun ke kawah.
- Kebakaran lahan pernah terjadi di kawasan ini saat kemarau—jangan menyalakan api unggun dan berhati-hati dengan kompor.
- Jalur Linggarjati sangat menguras tenaga; banyak pendaki meremehkan durasinya.
Pertanyaan yang sering muncul
Gunung Ciremai berapa mdpl?
3.078 mdpl, dan itu menjadikannya gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat.
Gunung Ciremai ada di mana?
Di perbatasan Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat, dengan kaki gunung menjangkau wilayah Cirebon. Seluruhnya berada di dalam Taman Nasional Gunung Ciremai.
Jalur Ciremai mana yang paling mudah?
Umumnya Apuy, karena basecamp-nya sudah berada di ketinggian yang lebih tinggi sehingga selisih elevasi yang harus didaki lebih kecil. Linggarjati adalah yang paling berat.
Perlu SIMAKSI untuk naik Ciremai?
Ya. Ciremai adalah taman nasional, jadi pendakian harus terdaftar. Ikuti prosedur resmi balai dan jangan lewat jalur tidak resmi.
Sumber & pemeriksaan
Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.
Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.