Gunung Indonesia
GunungWilayahDaftarPanduanKeselamatanGeologi

Profil gunung · Jawa Barat

Gunung Gede

Gunung Gede adalah gunung api aktif setinggi 2.958 mdpl di perbatasan Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026 Jenis Gunung api aktif Ketinggian 2.958 mdpl
Jawaban singkat

Gunung Gede adalah gunung api aktif setinggi 2.958 mdpl di perbatasan Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat. Gunung ini satu kompleks dengan Gunung Pangrango dan seluruhnya masuk kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Pendakiannya wajib lewat booking online dan kuota harian—tidak bisa datang mendadak lalu naik.

Gunung ini cocok buat siapa?

Cocok buat pendaki yang sudah pernah naik gunung minimal sekali dan siap dengan tanjakan panjang. Buat yang benar-benar baru, Gede masih bisa dijalani asal berangkat dengan tim yang berpengalaman, jadwal longgar, dan tidak memaksakan tektok. Jalur Gunung Putri dan Cibodas sama-sama panjang; yang bikin capek bukan teknisnya, tapi durasinya.

Medan dan karakter jalur

Dari Cibodas jalurnya berbatu dan basah, melewati Telaga Biru, jembatan kayu Rawa Gayonggong, lalu air terjun Cibeureum dan sumber air panas yang harus dilewati dengan hati-hati karena airnya betul-betul panas dan bebatuannya licin. Dari Gunung Putri jalurnya lebih kering tapi tanjakannya lebih rapat sejak awal. Kedua jalur bertemu di Alun-alun Surya Kencana (Gunung Putri) atau Kandang Badak (Cibodas) sebelum summit. Bagian terakhir menuju kawah berupa pasir dan batuan lepas.

Perkiraan durasi. Umumnya 2 hari 1 malam. Naik dari basecamp ke area camp sekitar 5–8 jam tergantung jalur, ritme, dan beban. Turun 4–6 jam.

Tingkat kesulitan. Menengah. Tidak ada bagian yang butuh alat panjat, tapi jaraknya panjang dan tanjakannya konsisten. Yang paling sering bikin masalah adalah kaki kram dan lutut nyeri saat turun, bukan tanjakannya. Indonesia tidak punya sistem penilaian kesulitan resmi, jadi keterangan ini adalah rangkuman faktor—bukan skor baku. Lihat metodologi.

Jalur pendakian

Berikut jalur resmi yang kami temukan terdokumentasi untuk Gunung Gede. Status buka-tutup tiap jalur bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu—konfirmasi ke basecamp sebelum memilih.

  • CibodasBasecamp: Cibodas, CianjurJalur klasik. Lewat Telaga Biru, Rawa Gayonggong, Air Terjun Cibeureum, Air Panas, Kandang Badak. Paling ramai dan paling lengkap fasilitasnya.
  • Gunung PutriBasecamp: Gunung Putri, Cipanas, CianjurPaling langsung ke Alun-alun Surya Kencana. Tanjakan rapat sejak awal, jalur kering, favorit yang mau camp di savana.
  • SelabintanaBasecamp: Selabintana, SukabumiPaling panjang dan paling sepi, kuota kecil. Butuh manajemen air dan waktu yang lebih hati-hati.

Bingung memilih? Baca cara memilih jalur pendakian.

Kondisi lapangan

Akses dan transportasi

Pintu Cibodas paling gampang dijangkau: turun di Cibodas (Cipanas, Cianjur) dari arah Puncak Bogor, lalu jalan/angkot ke gerbang taman nasional. Pintu Gunung Putri ada di Cipanas juga, sekitar 20 menit dari Cibodas. Pintu Selabintana ada di sisi Sukabumi dan paling sepi.

Sumber air

Ada sumber air di beberapa pos dan di area Surya Kencana serta Kandang Badak, tapi debitnya berubah menurut musim. Bawa cadangan dan jangan mengandalkan satu titik saja.

Berkemah dan aturan kawasan

Camp resmi di Kandang Badak dan Alun-alun Surya Kencana. Kawasan ini taman nasional: sampah wajib dibawa turun, api unggun dilarang, dan tidak boleh memetik edelweis.

Cuaca dan musim

Kabut dan hujan bisa datang siang hari sepanjang tahun karena posisinya di sisi hujan Jawa Barat. Suhu malam di Surya Kencana bisa turun ke sekitar 5–10 °C dan lebih dingin lagi saat kemarau puncak.

Perizinan dan biaya

Wajib booking online lewat sistem resmi taman nasional dengan NIK, lalu ditukar jadi SIMAKSI di kantor resort sebelum naik. Ada kuota harian per pintu masuk dan aturan jumlah minimal anggota kelompok. Kuota sering habis cepat saat musim libur.

Buka sistem resmi

Biaya. Tarif dan kuota diatur balai dan berubah mengikuti peraturan menteri. Cek langsung di situs booking resmi sebelum menyusun anggaran.

Yang perlu diwaspadai

  • Kawah Gede adalah kawah aktif. Jangan turun ke dalam kawah atau mendekat saat ada bau belerang menyengat.
  • Alun-alun Surya Kencana terbuka dan angin malamnya kencang—risiko hipotermia nyata kalau perlengkapan tidur kurang.
  • Turunan dari Kandang Badak ke Cibodas licin dan panjang; banyak cedera lutut terjadi di sini.

Pertanyaan yang sering muncul

Gunung Gede berapa mdpl?

2.958 mdpl. Angka ini yang paling umum dipakai Badan Geologi dan pengelola taman nasional. Gunung Pangrango di sebelahnya sedikit lebih tinggi, 3.019 mdpl.

Gunung Gede ada di mana?

Di perbatasan Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor, Jawa Barat, di dalam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Pintu masuk yang paling sering dipakai ada di Cibodas dan Gunung Putri, Cipanas.

Apa bedanya Gunung Gede dan Gunung Pangrango?

Keduanya puncak berbeda dalam satu kompleks gunung yang sama. Gede punya kawah aktif dan padang savana Surya Kencana; Pangrango lebih tinggi, berpuncak hutan, dengan lembah Mandalawangi di dekat puncaknya. Jalurnya berbagi sampai Kandang Badak, lalu bercabang.

Apakah Gunung Gede cocok untuk pemula?

Bisa, tapi bukan pilihan paling ringan. Kalau ini pendakian pertama, ambil rencana 2 hari 1 malam, ikut orang yang sudah pernah, dan hindari tektok. Kalau mau yang lebih pendek dulu, Papandayan atau Prau lebih masuk akal.

Bagaimana cara booking simaksi Gunung Gede?

Lewat situs booking resmi taman nasional pakai NIK, jauh-jauh hari sebelum tanggal pendakian, lalu tukar bukti booking jadi SIMAKSI di kantor resort. Jangan beli slot dari calo—data pendaki diverifikasi dengan identitas asli.

Sumber & pemeriksaan

Informasi yang bisa berubah—status jalur, tarif, kuota, dan status vulkanik—wajib kamu konfirmasi sendiri ke sumber resmi sebelum berangkat.

Terakhir diperiksa 8 September 2026. Lihat metodologi kami.

Lanjutkan dari sini

Gunung lain di sekitarnya

Gunung Indonesia adalah publikasi informasi independen, bukan lembaga resmi. Sebelum berangkat, pastikan kondisi terkini lewat MAGMA Indonesia, BMKG, dan pengelola kawasan atau basecamp jalur. Kondisi di gunung bisa berubah kapan saja.